Pengkhianat Cinta
Pengkhianat Cinta.
.
Kita tentu sepakat bahwa Pengkhianatan itu merupakan tindakan yang tidak ksatria dan dzalim. Dalam sejarah negeri ini misalnya, betapa kita terjajah dalam kisaran waktu yang lebih lama dari tidur nya para Pemuda Ashabul Kahfi disebabkan karena banyak nya pribumi yang bekerjasama dengan penjajah melawan perjuangan kemerdekaan.
.
Dalam sejarah panjang perjuangan Jihad kaum muslimin pun tidak pernah menderita kekalahan, kecuali saat ada yang berkhianat di antara mereka. Ingat lah kisah Perang Uhud, dimana para pasukan pemanah di bukit uhud terlena dengan godaan harta ghanimah sehingga "mengkhianati" amanah Rasulullah saw agar tetap bersiaga di puncak bukit sehingga mengalami kekalahan.
.
Di zaman now, kita pun menemukan bentuk pengkhianatan yang berbeda. Ya, mereka adalah Pengkhianat Cinta. Mengapa di sebut berkhianat? Karena mereka mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dengan dalih "Atas Nama Cinta".
.
Atas nama cinta, mereka mengabaikan perintah Allah swt untuk jangan mendekati zina dengan melakukan Pacaran. Atas nama cinta juga para wanita rela menyerahkan Mahkotanya kepada sang pacar.
.
Jika perintah Allah dan Rasul-Nya saja mereka khianati, lalu bagaimana dengan dirimu yang berstatus hanya sebagai pacar nya? Tidak kah akan lebih mudah baginya mengkhianati yang hanya manusia biasa?
.
Maka sesungguhnya satu satu nya yang mampu memberikan Jaminan Cinta padamu hanyalah mereka yang apabila di seru oleh Allah dan Rasul-Nya, mereka menjawab "kami dengar dan kami patuh".
.
“Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul memutuskan perkara di antara mereka ialah ucapan. “Kami MENDENGAR, DAN KAMI PATUH.” Dan mereka itulah orang-orang yang BERUNTUNG.” (Q.S: an-Nuur: 51)
.
Dan kepada mereka lah harapan mu dapat kau gantungkan, cinta mu dapat kau labuhkan.
.
Ditulis oleh Iqbal Tim @IndonesiaTanpaPacaran
.
.
Kita tentu sepakat bahwa Pengkhianatan itu merupakan tindakan yang tidak ksatria dan dzalim. Dalam sejarah negeri ini misalnya, betapa kita terjajah dalam kisaran waktu yang lebih lama dari tidur nya para Pemuda Ashabul Kahfi disebabkan karena banyak nya pribumi yang bekerjasama dengan penjajah melawan perjuangan kemerdekaan.
.
Dalam sejarah panjang perjuangan Jihad kaum muslimin pun tidak pernah menderita kekalahan, kecuali saat ada yang berkhianat di antara mereka. Ingat lah kisah Perang Uhud, dimana para pasukan pemanah di bukit uhud terlena dengan godaan harta ghanimah sehingga "mengkhianati" amanah Rasulullah saw agar tetap bersiaga di puncak bukit sehingga mengalami kekalahan.
.
Di zaman now, kita pun menemukan bentuk pengkhianatan yang berbeda. Ya, mereka adalah Pengkhianat Cinta. Mengapa di sebut berkhianat? Karena mereka mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dengan dalih "Atas Nama Cinta".
.
Atas nama cinta, mereka mengabaikan perintah Allah swt untuk jangan mendekati zina dengan melakukan Pacaran. Atas nama cinta juga para wanita rela menyerahkan Mahkotanya kepada sang pacar.
.
Jika perintah Allah dan Rasul-Nya saja mereka khianati, lalu bagaimana dengan dirimu yang berstatus hanya sebagai pacar nya? Tidak kah akan lebih mudah baginya mengkhianati yang hanya manusia biasa?
.
Maka sesungguhnya satu satu nya yang mampu memberikan Jaminan Cinta padamu hanyalah mereka yang apabila di seru oleh Allah dan Rasul-Nya, mereka menjawab "kami dengar dan kami patuh".
.
“Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul memutuskan perkara di antara mereka ialah ucapan. “Kami MENDENGAR, DAN KAMI PATUH.” Dan mereka itulah orang-orang yang BERUNTUNG.” (Q.S: an-Nuur: 51)
.
Dan kepada mereka lah harapan mu dapat kau gantungkan, cinta mu dapat kau labuhkan.
.
Ditulis oleh Iqbal Tim @IndonesiaTanpaPacaran
.
Komentar
Posting Komentar